Pada Suatu Waktu --Entah Kapan

"Hidup telah mengajarkan jalannya sendiri-sendiri bagi manusia."


 "Aku ini sekuntum bunga. Akankah hidup mengajarkan sesuatu padaku?"


"Mesti..." 

 --Kau tahan bicaramu. Kau isap dalam-dalam lintingan tembakau yang kau jepit dengan telunjuk dan ibu jari. Kau hembuskan asap-asap berbentuk bulat yang kemudian terapung-apung di udara, yang kemudian lesap dihisap pengap. Kaupun kembali bicara...



"Hidup pasti mengajarkan sesuatu.."

***

Barangkali hidup tak pernah berniat mengajarkan sesuatu. Seperti yang kita tahu kehidupan adalah gudang segala rahasia, dengan begitu akan selalu ada yang disembunyikannya. Hanya tinggal sejauh mana kita mau mencari atau bahkan membuat pelajaran sendiri.

 


Catatan pengarang: Tulisan ini merupakan karangan fiksi yang berdasar pada percakapan antara saya dan Penyair Irman Syah di sela-sela senggang waktu yang beliau miliki dan dilakukan lewat jejaring sosial.
Dibuat pada 27 Mei 2014, diedit pada 2 Desember 2014.  


 

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?

Ulasan dan Kritik Buku: Dua Tanda Kurung | Puisi dalam Puisi Kehidupan Handoko F. Zainsam