Postingan

Menampilkan postingan dengan label Apresiasi buku

Ulasan dan Kritik Buku: Dua Tanda Kurung | Puisi dalam Puisi Kehidupan Handoko F. Zainsam

Gambar
dok. pribadi Hiasan-hiasan kehidupan Menjadi indah ketika menemukan pembalikan. Kesadaran Mata rantai yang tak terputus - Handoko F. Zainsam Membaca Dua Tanda Kurung karya Handoko F. Zainsam seperti membaca kehidupan. Penuh lika-liku dan rahasia. Buku ini menyimpan banyak misteri, seperti sejatinya kehidupan. Buku yang dibuat dari tahun 2002 hingga 2014 ini memiliki misterinya sendiri lewat tokoh-tokoh yang Handoko ciptakan. Alur kehidupan dibuat berbelit dan saling membelit. Handoko pandai menyimpan rahasia kisah setiap tokohnya. Plot demi plot dikisahkan sedemikian rupa, sehingga menimbulkan pertanyaan yang besar. Cukup menarik pembaca untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.  Membaca halaman demi halaman, puisi demi puisi; seperti menyelami kehidupan kita sendiri. Handoko pandai membelah jiwa pembaca lewat puisi yang ia ciptakan. Puisi-puisinya seperti “tercecer” dan bertebar di tiap kata yang ia tulis. Sajak-sajaknya seakan mampu mengoyak jiwa. Cerita ini dibuka dengan s...

Ulasan Buku: Merajut Harkat | Manusia Tanpa Kemanusiaan

Gambar
  Dok. pribadi Merajut Harkat  menguak bagaimana penderitaan kaum, yang saya sebut sebagai kaum yang dituduh, sayap kiri; terbelenggu dan terpenjara oleh kesewenang-wenangan kaum, yang menyebut dirinya aliran kanan, antikomunis! Diterbitkan tahun 2010 oleh PT Elex Media Komputindo. "Novel ini merupakan hasil perenungan dan pengendapan selama dua puluh tahun, dan tidak bisa dilepaskan dari pengalaman hidup sang penulis yang sempat menjadi tapol selama sepuluh tahun" - Melani Budianta. Melepas keterpengaruhan pengarang (dan teori lainnya), karena agaknya saya tidak terlalu mengenal Putu Oka Sukanta, buku ini membuka mata saya kepada sebuah kisah yang tidak banyak dibicarakan. Selama belajar sejarah di bangku sekolah, semua hanya bicara bagaimana PKI ketika peristiwa g30s itu, yang selalu terdengar tabu, dengan kejam melakukan pembantaian. Akan tetapi, tidak sedikit pun yang secara gamblang menuliskan bagaimana "pembalasan" yang dilancarkan oleh pihak oposisi setelahny...

Ulasan Buku: Balada Dendam dan Cinta | Sebuah Ilham

Gambar
  Dok. pribadi Buku pertama yang akan saya ulas di laman ini adalah buku  Balada Dendam dan Cinta  karya V. Lestari. Merupakan lanjutan dari  Yang Mendendam dan Yang Mencinta .  Buku ini kebetulan cetakan pertama, diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 1987.  Buku ini saya beli di toko buku bekas di Taman Mini Indonesia Indah, kalau tidak salah tahun 2013 atau 2014, saya sendiri tidak terlalu yakin. Dan baru beberapa hari lalu saya baca. Sampul depan yang berurat dan berkerut justru menarik hati saya untuk membeli, terlepas dari bagus atau tidak ceritanya. Tapi, siapa,  sih  yang tidak tahu V. Lestari? Bukunya sampai saat ini masih terus dicetak dan dijual di toko buku besar. Ngomong-ngomong soal V. Lestari, ini adalah buku pertamanya yang saya baca. Di rumah tidak terlihat satu pun karyanya. Ketika di toko buku saya lebih tertarik pada banyak novel, terkecuali karya-karya V. Lestari ini.  Ini semacam cerita-cerita detektif, triler, pembunuhan ...