Tidurlah! 
Biarkan bunga tidur merekah dengan brutal dan tidak tahu diri. 
Biarkan ia berlari membabi buta,
Jangan ingatkan tentang lelah dan biarkan ia berhenti dengan sendirinya!
Jangan biarkan bunga tidurmu lelap nyenyak!

Nyatanya, suatu hari nanti --entah kapan-- , pada akhirnya ia akan lelap nyenyak dan membiarkan matahari membangunkan sesosok nyata dalam keadaan bugar kemudian tersenyum ceria. Mari doakan saja agar ia selalu sehat dan dalam keadaan bahagia.

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?

Ulasan dan Kritik Buku: Dua Tanda Kurung | Puisi dalam Puisi Kehidupan Handoko F. Zainsam