Kertas yang tadinya polos tidak lagi polos karena seseorang yang tadinya polos dan yang orang orang tahunya dia polos tidak lagi polos juga sebenarnya orang orang itu tidak pernah sepolos seperti yang dipikirkan oleh isi kepala mereka yang mereka kira polos telah mencorat coret kertas tadi dengan amat polosnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?

Ulasan dan Kritik Buku: Dua Tanda Kurung | Puisi dalam Puisi Kehidupan Handoko F. Zainsam