Mengapa, Sayang?
Sayang, mengapa?
Mengapa sayang?
Sayang mengapa? 

Bukan!
Mengapa kamu? 
Itu!!

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?

Ulasan dan Kritik Buku: Dua Tanda Kurung | Puisi dalam Puisi Kehidupan Handoko F. Zainsam