Cuma kosong-kosong saja malam ini. Mata kosong. Omong kosong. Tulisan kosong. Serba kosong.
Kosong kosong kosong kosongkosongkosong. Makin tidak bermakna. Lama-lama hilang. 
Saking tidak pentingnya, siapa yang tahu kalau kekosongan tadi sudah pergi? 
Tapi ini rasanya masih kosong. Amat kosong malahan. 

Paling tidak saya butuh angka satu, satu saja untuk mengisi kekosongan ini.


Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?

Ulasan dan Kritik Buku: Dua Tanda Kurung | Puisi dalam Puisi Kehidupan Handoko F. Zainsam