Di Sela Waktu yang Melonjak-lonjak Semaunya

   Cerita yang bikin sumringah mungkin hanya dimiliki oleh waktu-waktu yang melonjak girang, sedangkan waktu-waktu yang melonjak semaunya itu paling pandai membuat hati jadi penuh kerutan.
   Aku telah lama beringsut dari kamar tanpa cerita yang tidak kusanga-sangka; ternyata pernah membuatku bahagia --masih membuat hati carut-marut.
   Dan kamar yang sempat kusebut tadi itu telah terlupa begitu saja, bahkan mungkin sengaja  dilupa-lupakan. Ingatan yang tersisa bukanlah tentang jentera bianglala atau dialog-dialog tentang apa saja. Yang tetap tinggal hanyalah sisa tawa kita di kotak bertututup kerucut --yang bisa habis kapan saja.
   Semoga kau baik dan senantiasa sehat.

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?