Moksha

Jatuh cinta pandang pertama, buai-buai mesra bikin lena
Waktu memang sudah melanjutkan petualangannya, namun gandang garantung membuntut bagai aku kembarannya

Kaki-kaki yang merajuk, tangan-tangan yang membujuk
Tak kuasa aku larut asyik masyuk, tak dinyana jantung turut menggebuk-gebuk

Tabuh demi tabuh mereka mainkan, mengeroyok sunyi senyap di kejauhan
Hampir aku hilang kesadaran, menari putar-putar mengikuti jiwa yang lama tak dendang

Jatuh cinta aku merasa pada gerak yang membentuk prosa
Lantai panggung menyebutnya drama, darahku menyebut ini moksha






Catatan pengarang: Gandang garantung merupakan serangkaian alat musik perkusi khas Kalimantan Tengah. Pertama kali saya mengenalnya ketika bergabung sanggar tari di Anjungan Kalimantan Tengah, TMII. 




Postingan populer dari blog ini

Mari Minum Kopi