Di Sela Waktu yang Melonjak Girang

   Apa yang salah dengan kesunyian dan kesenyapan? -Tidak ada.
Entah kapan aku menuliskannya di buku catatanku. Malam itu tidak sengaja
kamu membacanya.
   "Kamu salah," katamu padaku; menanggapi tulisanku itu. Lalu kamu melanjutkan,
"apa yang salah dengan kesunyian dan kesenyapan? Mereka terlalu ribut."
Menanggapimu aku hanya tersenyum.
   Di-sela-waktu-yang-melonjak-girang itu juga aku ingin menyandarkan kepalaku
di bahumu, tapi tidak kulakukan. Aku hanya bisa berkata dalam hati, berbisik
dalam hati mungkin lebih tepat --aku takut kamu bisa mendengarnya. 
   "Kamu pandai membuatku jatuh cinta. Padamu tentunya."

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?