Pas Cinta, Pas Tidak Pas



Cinta kita boleh diibaratkan kopi di dalam mug. Berasap dan nikmat.
Seperti "nikmatilah selagi hangat": lezat, namun kurang pas.
  
Cinta kita boleh diibaratkan sirup di dalam mug. Dingin, menyegarkan. 
Pantang menunggu sampai si batu es mencair, namun tetap saja kurang pas.
 
Cinta kita boleh dikatakan kurang pas. Kurang pas karena sesuatu yang kurang pas. 
Sayangnya, tidak bisa dimaklumkan. Lebih pas kalau dibuang isinya atau dipindah saja ke gelas lain. Barangkali akan lebih pas.

Postingan populer dari blog ini

Ulasan Film: Satu Hari Nanti

Emangnya?